14 Penyebab Penyakit Diabetes yang Wajib Harus Diketahui

14 Penyebab Penyakit Diabetes yang Wajib Harus Diketahui >> Zonapedia.com - Diabetes adalah penyakit yang sangat sering di jumpai di Indonesia karena penyakit yang satu tergantung dari keturunan, misalnya jika orang tua atau kakek anda memiliki diabetes kemungkinan besar anda juga memiliki nya tetapi ad acara untuk menghindarinya dengan cara menghindari sesuatu yang membuat diabetes datang berikut adalah sesuatu yang membuat diabetes datang.

Diabetes merupakan penyakit yang sangat mengganggu. Ada begitu banyak orang yang merasa kesulitan untuk beradaptasi ketika terserang penyakit diabetes. Saat ini timbul anggapan bahwa diabetes terjadi karena disebabkan terlalu banyak mengkonsumsi makanan yang mengandung karbohidrat.

Tetapi ternyata hal tersebut tidak tepat. Jika ingin tahu penyebab diabetes yang sebenarnya, maka silahkan lihat penyebab diabetes berikut ini.

1. Gorengan
Gorengan adalah salah satu faktor yang  berisiko tinggi memicu penyakit degeneratif, seperti kardiovaskular, diabetes melitus, dan stroke. Penyebab utama penyakit kardiovaskular (PKV) yaitu adalah adanya penyumbatan pembuluh darah koroner, dengan salah satu faktor risiko utamanya adalah dislipidemia.
14 Penyebab Penyakit Diabetes yang Wajib Harus Diketahui
Dislipidemia yaitu adalah kelainan metabolisme lipid yang ditandai dengan peningkatan kadar kolesterol yang total, LDL (kolesterol jahat) dan trigliserida, serta penurunan kadar HDL (kolesterol baik) di dalam darah Meningkatnya atau naiknya proporsi dislipidemia di masyarakat disebabkan oleh kebiasaan mengonsumsi berbagai makanan rendah serat dan tinggi jumlah lemak, termasuk juga gorengan.

2. Kurang Tidur
Metabolisme tubuh bisa mengalami gangguan yang dikarenakan oleh kurangnya kualitas tidur. Para peneliti yang berasal dari University of Chicago pun sudah membuktikan bahwa selama 3 hari saja kita kurang tidur, maka terjadilah penurunan kemampuan tubuh dalam memroses glukosa. Dari sinilah kemudian risiko penyakit diabetes pun naik.

Paling tidak, demi mengurangi risiko diabetes Anda bisa setiap harinya tidur 6-8 jam. Ketika kurang tidur, ada hormon penimbul nafsu makan di dalam darah yang akan terstimulasi. Otomatis bila demikian, Anda akan terus merasa lapar dan akhirnya malah tergiur untuk mengonsumsi makanan-makanan yang mengandung kalori tinggi sehingga peningkatan kadar gula darah terjadi.

3. Makan Di Tengah Malam Hari
Makan malam yang baik adalah makan sebelum 3-4 jam sebelum kita berisitirahat, ketika anda selesasi makan malam dan beristirahat, anda terbangun di tengah malam dan kembali ke dapur untuk makan. Hal tersebut menyebabkan pola makan anda yang tidak teratur dan menyebabkan lonjakan gula darah anda naik dan menganggu sekresi insulin. Menurut penelitian di British Journal of Nutrition bahwa efek dari pola makan pada pekerja tengah malam dapat menimbulkan risiko penyakit diabetes tipe 2. Dan dengan pola makan yang teratur yaitu 3 kali sehari dengan waktu jam makan yang tepat dapat menahan anda dari godaan makan di malam hari dan memberikan kontrol gula darah yang lebih baik lagi.

4. Malas Beraktivitas Fisik
Badan Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan, kasus diabetes di negara-negara Asia akan naik hingga 90 persen dalam 20 tahun ke depan. “Dalam 10 tahun belakangan, jumlah penderita diabetes di Hanoi, Vietnam, berlipat ganda. Sebabnya? Di kota ini, masyarakatnya lebih memilih naik motor dibanding bersepeda,” kata Dr Gauden Galea, Penasihat WHO untuk Penyakit Tidak Menular di Kawasan Pasifik Barat. Kesimpulannya, mereka yang sedikit aktivitas fisik memiliki risiko obesitas lebih tinggi dibanding mereka yang rajin bersepeda, jalan kaki, atau aktivitas lainnya.

7. Kecanduan Kokok
Sebuah penelitian di Amerika yang melibatkan 4.572 relawan pria dan wanita menemukan bahwa risiko perokok aktif terhadap diabetes naik sebesar 22 persen. Disebutkan pula bahwa naiknya risiko tidak cuma disebabkan oleh rokok, tetapi kombinasi berbagai gaya hidup tidak sehat, seperti pola makan dan olahraga. Pengganti: Permen bebas gula. Cara yang lebih progresif adalah mengikuti hipnoterapi. Pilihlah ahli hipnoterapi yang sudah berpengalaman dan bersertifikat resmi.

8. Hobi Ngemil
Banyak orang mengira bahwa kalau sudah membatasi makan malam maupun makan siang maka ia akan terhindar dari diabetes sekaligus obesitas. Namun meski membatasi makan siang dan malam, tetap mengemil keripik atau biskuit sekitar 2 potong. Bahkan kue-kue manis pun juga dikonsumsi untuk mengganjal rasa lapar; kebiasaan inilah yang meningkatkan risiko diabetes.

14 Penyebab Penyakit Diabetes yang Wajib Harus DiketahuiTips: Agar menurunkan risiko terkena diabetes, lebih disarankan untuk tidak mengonsumsi kue manis, keripik dan biskuit sebagai cemilan. Ketika lapar, ada baiknya Anda menghindari makanan berbahan dasar tepung dan gula. Jadi sebagai solusi alternatif, Anda bisa menyiapkan buah potong segar sebagai santapan ketika lapar.

9. Terlalu Banyak Mentega
Anda suka mengoleskkan mentega pada roting panggang terlalu banyak? Mentega dan lemak jenuh lainnya termasuk golongan resistensi insulin di mana insulin -hormon yang disekresi oleh pankreas untuk mengontrol level gula darah dalam tubuh- tidak lagi bekerja dengan semestinya yang dapat menimbulkan risiko diabetes tipe 2. Alternatif pengganti mentega adalah dengan menggunakan minyakk nabati yang memiliki kandungan lemak sehat atau lemak tak jenuh. Seperti minyak zaitun yang dapat membantu program penurunan berat badan anda.

10. Menggunakan Pil Kontrasepsi
Kebanyakan pil kontrasepsi terbuat dari kombinasi hormon estrogen dan progestin, atau progestin saja. Pil kombinasi sering menyebabkan perubahan kadar gula darah. Menurut dr Dyah Purnamasari S, Sp PD, dari Divisi Metabolik Endokrinologi RSCM, kerja hormon pil kontrasepsi berlawanan dengan kerja insulin. Karena kerja insulin dilawan, pankreas dipaksa bekerja lebih keras untuk memproduksi insulin. Jika terlalu lama dibiarkan, pankreas menjadi letih dan tidak berfungsi dengan baik.

11. Teh Manis
Penjelasannya sederhana. Tingginya asupan gula menyebabkan kadar gula darah melonjak tinggi. Belum risiko kelebihan kalori. Segelas teh manis kira-kira mengandung 250-300 kalori (tergantung kepekatan). Kebutuhan kalori wanita dewasa rata-rata adalah 1.900 kalori per hari (tergantung aktivitas). Dari teh manis saja kita sudah dapat 1.000-1.200 kalori. Belum ditambah tiga kali makan nasi beserta lauk pauk. Patut diduga kalau setiap hari kita kelebihan kalori. Ujungnya: obesitas dan diabetes. Pengganti: Air putih, teh tanpa gula, atau batasi konsumsi gula tidak lebih dari dua sendok teh sehari.

12. Takut Kulit jadi Hitam
Menurut jurnal Diabetes Care, wanita dengan asupan tinggi vitamin D dan kalsium berisiko paling rendah terkena diabetes tipe 2. Selain dari makanan, sumber vitamin D terbaik ada di sinar matahari. Dua puluh menit paparan sinar matahari pagi sudah mencukupi kebutuhan vitamin D selama tiga hari. Beberapa penelitian terbaru, di antaranya yang diterbitkan oleh American Journal of Epidemiology, menyebutkan bahwa vitamin D juga membantu keteraturan metabolisme tubuh, termasuk gula darah. Solusi: Gunakan krim tabir surya sebelum berjemur di bawah sinar matahari pagi selama 10-15 menit.

13. Makan Sebagai Pelampiasan
Apakah anda termasuk orang yang melampiaskan perasaan anda pada makanan? Ketika anda sedih, putus asa dan tidak mempunyai semangat, banyak diantaranya melampiaskan dengan memakan cemilan yang berlebihan sehingga berat badan tidak terkontrok dengan baik. Sebuah penelitian di Yordania menemukan bahwa orang yang sedang dalam kondisi depresi akan mengambil langkah yang dapat menyebabkan gula darah tidak terkotrol yang menjadi penyebab timbulnya penyakit diabetes. Konsultasikan diri anda ke dokter psikiater anda sehinggan depresi anda dapat tersolusikan.

14. Mengurangi Asupan Kopi
Mungkin cukup membingungkan di sini karena bagaimana kebiasaan membatasi atau menjauhi kopi malah bisa memicu diabetes? Ada beberapa hasil studi menyatakan bahwa konsumsi kopi baik yang berkafein maupun dekafein malah diyakini mampu menurunkan risiko diabetes tipe 2. Mereka yang mengonsumsi 6 cangkir kopi dalam sehari diketahui memiliki risiko diabetes yang menurun sebanyak 33% ketimbang mereka yang bukan peminum kopi.

Tips: Ada beberapa komponen tertentu di dalam kopi yang mampu menjadi faktor penurun resistansi insulin di dalam tubuh serta mendukung metabolisme gula darah agar berjalan lancar. Jadi, pastikan bahwa Anda mulai mengonsumsi kopi untuk mencegah diabetes menjadi lebih serius. Asalkan tahu cara membatasi takaran kopi yang diminum, jangan takut akan risiko penyakit lainnya, seperti tekanan darah tinggi.

Itulah beberapa penyebab diabetes yang perlu anda waspadai. Intinya adalah tetap menjaga kesehatan dengan pola hidup sehat dan melakukan sedikit olah raga. Jika anda menghindari ketiga penyebab diabetes di atas maka anda tidak hanya akan terhindar dari penyakit diabetes tetapi juga dapat menjalani hidup yang sehat.

Baca Juga

13 Cara Memutihkan Gigi Kuning dengan Cepat Secara Alami dan Ampuh
Berikut 11 Bahaya Makan Gorengan Bagi Kesehatan yang Wajib Diwaspadai

2 Responses to "14 Penyebab Penyakit Diabetes yang Wajib Harus Diketahui"

  1. terimakasih atas informasinya dan jangan lupa kunjungi kami di http://rahma-store.com/black-walet-facial-soap/

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sama2 terima kasih atsa kunjunganya, follback google + nya yah

      Delete