Cara Mengatasi Kram Otot Secara Ampuh yang Wajib Anda Coba

Cara Mengatasi Kram Otot Secara Ampuh yang Wajib Anda Coba
Cara Mengatasi Kram Otot Secara Ampuh yang Wajib Anda Coba || Zonapedia.com || Sahabat, kali ini saya akan membahas tentang Kram pada otot manusia. Kita ketahui bahwa setiap orang pasti setidaknya pernah mengalami yang namanya Kram Otot, entah di bagian tangan hingga kaki, dan hal ini kadang sangat menganggu aktivitas kita. Perlu anda pahami bahwa biasanya Kram Otot terjadi disebabkan kontak antar otot secara paksa, atau kontraksi otot-otot lebih kuat dan tidak rileks sehingga kaku dan sering terjadi kontraksi otot di area tungkai, betis, paha, dan bagian tubuh lainnya.

Jika anda pahami, seringkali terlihat para pemain sepakbola berguling di lapangan dengan satu kaki mengangkat ke udara, sementara rekan setimnya mencoba memegang kaki pemain itu. Ini dikarenakan kram yang terjadi di betis atau urat lututnya. Namun, kram kaki tidak hanya terjadi pada atlet saja tapi bisa juga menyerang mereka yang punya gaya hidup malas bergerak atau sedentari. Bahkan, banyak orang yang mengalaminya saat sedang istirahat atau pada malam hari.

 
Berikut akan saya berikan beberapa informasi tentang bagaimana cara mengatasi Kram Otot agar nantinya jika anda mengalami Kram Otot tersebut dapat dijadikan tips untuk menanganinnya.

Penyebab Kram Otot
 


Berikut ini adalah beberapa faktor yang sering menyebabkan kram pada otot:

a. Aktivitas atau latihan berat tanpa pemanasan.
b. Kelelahan. 

c. Dehidrasi.
d. Kurangnya oksigen pada jaringan otot.
e. Penumpukan asam laktat pada otot.
f. Aliran darah ke jaringan otot mengalami gangguan atau tidak lancar.
g. Saraf pada tulang belakang mengalami tekanan (Lumbar stenosis).
h. Efek samping obat-obatan kimia.

i. Cairan elektrolit (kalsium dan magnesium) banyak keluar melalui keringat.

Cara Mengatasi Kram Otot Secara Ampuh yang Wajib Anda Coba

1. Minum Banyak Air
Pamela merekomendasikan minum hingga satu-setengah dari berat badan Anda. Jika berat badan Anda 68 kg, artinya Anda harus minum 75 ons air atau setara dengan sembilan gelas air. Tubuh terhidrasi dengan baik adalah kunci untuk menjaga otot-otot Anda bekerja secara optimal.

2. Mengompres dengan Air Hangat
Mengompres dengan sesuatu yang hangat bisa memperbaiki fleksibilitas tendon dan juga ligamen, mengurangi rasa sakit, meningkatkan aliran darah dan metabolisme serta mengurangi kejang otot. Hangat yang dialirkan bisa merangsang pelepasan zat endorfin yang dapat menghambat rasa sakit.
 

The Sports Injury Bulletin menunjukkan ketika aliran panas tersebut diterapkan pada bagian tubuh akan membuat dinding pembuluh darah menjadi rileks, namun sebaiknya tidak diterapkan jika bagian tubuh mengalami peradangan. Untuk meningkatkan fleksibitas jaringan, suhu yang diberikan sebaiknya berkisar antara 40-45 derajat celsius dan durasinya selama 5-30 menit.

3. Konsumsi Lebih Banyak Kalium
Kekurangan kalium bisa menyebabkan kram malam hari pada kaki (biasanya kaki). Makanlah lebih banyak sumber kalium seperti yang tercantum di bawah ini, atau konsumsi suplemen kalium. Sumber alami kalium yang baik meliput,  Buah-buahan seperti pisang, persik, kurma, aprikot, kismis atau anggur, sayuran kubis atau brokoli. Jeruk dan jeruk keprok. Ikan laut, sapi, dan domba.

4. Hindari Penggunaan Sprai yang Ketat
Sprai atau selimut ketat dapat menyebabkan Anda tanpa sadar mengarahkan jari-jari kaki ke bawah saat tidur. Gerakan ini bisa memicu kram betis. Gunakan sprai longgar untuk meminimalkan kemungkinan ini; tari jari-jari kaki ke arah tubuh jika kram betis tiba-tiba terjadi.

5. Melakukan Peregangan atau Streching
Peregangan adalah salah satu solusi jangka pendek untuk kram. Menurut American Academy of Orthopaedic Surgeons (AAOS) arah yang harus dilakukan untuk menahan peregangan tergantung dari otot mana yang mengalami kram, hal ini bisa ditentukan berdasarkan apa yang bisa membuat kaki merasa bertambah parah atau lebih baik. AAOS menyarankan agar melakukan peregangan sebelum dan setelah laihan, hal ini bisa berguna sebagai pemanasan bagi otot. Salah satu caranya bisa dengan berjalan di tempat atau berjalan cepat.

6. Kenakan Sepatu yang Nyaman
Sepatu yang terlalu ketat atau sepatu hak yang terlalu tinggi dapat menyebabkan kekakuan otot, yang berujung pada kram kaki. Untuk itu disarankan anda memakai sepatu yang terasa nyaman.

7. Pijat Lembut
Bila rasa nyeri mulai berkurang sebaiknya jangan langsung menggunakan kaki untuk beraktivitas. Duduklah dengan kaki diluruskan dan diamkan sesaat. Biarkan kaki menjadi hangat dengan kompres hangat dan bantu pijat lembut bagian kaki yang sakit untuk membantu memulihkannya. Bila Anda langsung berjalan setelah berhasil mengatasi kram kaki, maka bisa jadi kondisi tegang pada otot belum sepenuhnya hilang. Dan bukan mustahil Anda akan mengalami serangan kram ulangan.

8. Segera Ke Petugas Kesehatan
Jika kram sulit diatasi dan menimbulkan rasa sakit yang berlebih, segera kepetugas kesehatan untuk mendapat pertolongan lebih lanjut.

Pencegahan Kram


Anda sudah memahami bagaimana cara cepat mengatasi kram kaki. Sekarang yang kemudian banyak dikeluhkan adalah bagaimana bisa mencegah kembali mendapatkan serangan kram kaki? Ini dia cara aman untuk mengatasi kram kembali terulang.

1. Pemanasan
Ini adalah cara pencegahan mutlak untuk Anda yang akan berolahraga. Pemanasan tidak hanya akan membantu merasa lebih siap untuk berolahraga, tetapi juga berperan dalam melancarkan aliran darah menuju sel otot kaki dan membantu otot tidak mudah tegang.

2. Minum Air Mineral
Cukupi kebutuhan mineral setiap hari. Terutama kalsium, magnesium, dan potasium. Makan dua buah pisang dan minum susu setiap hari, untuk mendapatkan mineral yang memadai.
 

Demikian tips tentang Cara Mengatasi Kram, silahkan anda praktekan jika memang mengalmi keadaan tersebut, tetapi harus ada pengawasan juga dari dokter jika Kram tidak kunjung reda. Semoga tips ini bermanfaat. Terimakasih.

0 Response to "Cara Mengatasi Kram Otot Secara Ampuh yang Wajib Anda Coba"

Post a Comment